Roni Bani

Guru SD, dari Kab. Kupang - NTT Menulis Mana Suka ...

Selengkapnya
Perlukah Guru Meradang?

Perlukah Guru Meradang?

Halo Kaum Literat di laman Gurusiana ini.

Perlukah Guru Meradang? Saya pertanyakan ini ketika membaca status seorang guru di Grup FB Forum Guru Republik Indonesia (FGRI). Unggahan itu diberi emoji suka 1.172, sedih 96, super, 18, heran (wow), 7 dan marah, 7. Unggahan itu ditempatkan di dinding grup itu pada tanggal 10 Februari 2019 pukul 7.42 PM. Telah mendapat tanggapan berupa komentas lebih dari 1000 orang.

Saya membaca apa yang ditulis para komentator. Rerata tidak ada yang hendak memberi peluang perubahan pada anak. Rerata para komentator menyalahkan PGRI dengan plesetan-plesetan yang miris. Rerata mereka menghojat dan meradang. Mengapa?

Saya merasa ada yang kurang pada sebahagian orang yang berprofesi guru. Apa itu? Mungkin mental guru (pendidik) yang menggunakan medsos patut dipertanyakan. Ketika para pendidik mendidikkan akhlak mulia dalam kata, akta, sikap dan aksi, mengapa di medsos mereka meradang?

Perlukah guru meradang untuk hal yang sifatnya mentaliti? Tidak perlu. Biarkan hal itu ditangani aparat penegak hukum. Mari berikan kesejukan pada anak negeri.

Guru, jadilah orang yang memberikan diri pada dunia dengan kehangatan. Guru tidak perlu memanas-manasi pengurus organisasi PGRI baik di daerah maupun di pusat. Tokh... mereka juga sudah lihat, baca dan tentu punya sikap demi kehormatan anggotanya yang adalah guru.

Dunia zaman ini hanya seluas satu ruas jari. Apakah para pengurus PGRI sedang tidur? Saya pastikan, mereka sudah berusaha.

Ayolah guru. Tidak perlulah meradang. Urailah kekisruhan menjadi ketenangan. Belai kegundahan, buang kegelisahan, rebut kegembiraan.

Selamat sore Indonesia.

Amarasi Selatan, 11 Februari 2019

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali